Review film Lingsir Wengi: Motel Malioboro ini untuk penonton yang masih melihat judul itu di jadwal pada 30 Oktober 2026. Cinema XXI Ciwalk Bandung memasangnya hari itu, format 2D, klasifikasi D17+, durasi 102 menit. Halaman film XXI menulis tayang sejak 22 Oktober, genre horror dan adventure, durasi 1 jam 42 menit, yang sama dengan 102 menit di Lembaga Sensor Film. Ini ulasan untuk memilih tiket. Akhir teror di kamar motel tidak dibahas.

Masih ada jam, tidak di semua kota
Di Ciwalk pada 30 Oktober 2026, jam yang tertulis 13.05, 15.05, 17.05, 19.05, dan 21.05, harga tiket harian Rp40.000. Halaman jadwalnonton menulis masa tayang 22 Oktober sampai 30 Oktober 2026, dan masih menaruh judul ini di sebagian bioskop Jakarta pada 30 Oktober, termasuk PGC XXI dan City Plaza Jatinegara XXI. Di Palopo, Platinum Cineplex City Market masih memasang jam pada tanggal yang sama. Cabang lain bisa sudah menurunkan judul hari ini. Buka 21cineplex.com, cgv.id, atau cinepolis.co.id sebelum berangkat. Beli di loket atau aplikasi resmi.
Jangan mencampur film ini dengan lagu Lingsir Wengi yang beredar di internet. Yang dijual di bioskop adalah film horor berdurasi 102 menit dengan klasifikasi dewasa. Cuplikan lagu di trailer bukan izin untuk menonton lewat tautan tak dikenal.
Kredit di panduan Lembaga Sensor Film
LSF menerbitkan surat pada 6 Oktober 2026. Tahun produksi 2026, tanggal tayang 22 Oktober 2026, tema teror entitas penghuni kamar terlarang, genre horor, kandungan kekerasan, durasi 102 menit, negara dan bahasa Indonesia. Produksi Lab Pictures Sinema. Produser Richard Suwandi. Sutradara Adhe Dharmastriya. Penulis skenario Evelyn Afnilia. Pemeran yang masuk daftar pendek LSF meliputi Zahra Macapagal, Fajar Gomez, Jeff Smith, dan Ochi Rosdiana.
Di sinopsis LSF, Jeff Smith adalah Ryan dan Ochi Rosdiana adalah Putik. Nama yang juga disebut di jalan cerita: Aro diperankan Alif Rivelino dan Anggie diperankan Yessica Tamara. LSF menulis bahwa syuting selesai pada Desember 2024 dan film baru dirilis Oktober 2026. Bagi Yessica Tamara, ini debut film horor. Sutradara menyebut filmnya sebagai kritik bagi generasi yang nekat menerobos pantangan demi konten viral. Klasifikasi LSF adalah 17 tahun ke atas, sama dengan papan D17+ di Ciwalk.
Sinopsis berhenti di ambang kamar
Menurut LSF, Ryan nekat membahayakan tim pembuat kontennya demi menaikkan jumlah penonton. Aro, Anggie, dan Putik, pacarnya, diajak masuk ke kamar terlarang di sebuah motel di Yogyakarta. Tindakan itu membuka lagi kisah kelam motel dan memantik teror entitas penghuni kamar.
Materi bioskop menambahkan bahwa mereka membuat kanal bernama DuniaHorror62 dan menemukan perekam yang memutar lagu Lingsir Wengi. Ulasan Cap3 berhenti di situ. Apakah mereka keluar, apa isi dendam entitas itu, dan bagaimana pertemanan mereka berakhir tidak ditulis di sini. Trailer resmi cukup untuk mengukur nadanya.

Trailer resmi Cinema 21
Video di bawah ini berjudul “Lingsir Wengi – Official Trailer” dari kanal YouTube CINEMA 21. Dialog di trailer itu menyentuh lagu dan kamar yang tidak boleh dimasuki, sesuai premis motel di Malioboro. Tonton dulu bila Anda ingin tahu seberapa keras terornya sebelum duduk 102 menit. Klasifikasi 17+ berarti anak di bawah usia itu bukan sasaran film ini.
Membandingkan dengan horor yang juga masih tayang
Pada pekan yang sama, layar juga memutar horor yang sudah diulas Cap3. Review film The Doll Ghawiah membahas judul yang baru naik pada 29 Oktober, klasifikasi dewasa, durasi 110 menit. Review film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dan review film Siti si Vampir memakai klasifikasi remaja di jadwal yang sudah dibahas, jadi jangan menukarnya dengan film 17+ tanpa membaca papan usia.
Setelah jam XXI habis, tonton hanya lewat layanan yang membeli hak tayang. Langkahnya ada di cara nonton film legal di Indonesia dan di aplikasi nonton film legal. Beberapa catatan jadwal menulis masa tayang film ini sampai 30 Oktober. Kalau besok judulnya sudah hilang dari cabang Anda, itu sesuai risiko hari terakhir, bukan janji bahwa setiap kota masih memutarnya malam ini.
Halaman film XXI menulis 1 jam 42 menit. Angka itu sama dengan 102 menit di surat LSF dan di baris jadwal Ciwalk. Bila satu situs berita menukar durasi judul ini dengan film lain di hari yang sama, abaikan. Yang dipakai di loket adalah baris yang namanya Lingsir Wengi – Motel Malioboro, klasifikasi D17+, durasi 102 menit. Harga Rp40.000 di Ciwalk bukan harga semua kota. Palopo dan Jakarta bisa berbeda.
Klasifikasi 17+ juga berarti rombongan yang membawa anak harus memisahkan film ini dari judul remaja di layar sebelah. Trailer Cinema 21 sudah menunjukkan kamar dan lagu. Itu cukup untuk mengukur apakah Anda kuat menontonnya di studio gelap. Jangan mencari ringkasan ending di komentar sebelum Anda selesai menonton, karena permintaan di artikel ini memang berhenti di ambang kamar.
Jadi, review film Lingsir Wengi: Motel Malioboro pada 30 Oktober 2026 menyimpulkan hal praktis. Durasi 102 menit, klasifikasi 17+, trailer resmi ada di Cinema 21, dan setidaknya Ciwalk masih memasang lima jam hari ini. Cek kota Anda, cocokkan usia, lalu beli di kanal resmi.
